FISIP UNISDA Genjot Keterampilan Abad ke-21: Pelatihan Public Speaking dan Komunikasi Interpersonal

Lamongan – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) terus memperkuat kompetensi non-teknis (soft skills) mahasiswanya melalui program intensif Pelatihan Public Speaking dan Komunikasi Interpersonal. Kegiatan ini merupakan respons FISIP terhadap tuntutan dunia kerja yang mensyaratkan lulusan mampu berkomunikasi efektif, baik di forum formal maupun interaksi sehari-hari.


Pelatihan Public Speaking dirancang khusus untuk mengubah rasa gugup menjadi kepercayaan diri dan pesan yang persuasif. Beberapa materi kunci yang disampaikan meliputi:

  • Teknik Vokal dan Bahasa Tubuh: Mahasiswa dilatih menggunakan intonasi, volume suara, dan gerak tubuh yang meyakinkan untuk mendukung argumen mereka.
  • Struktur Presentasi: Menguasai cara menyusun pendahuluan yang menarik, isi yang terstruktur logis, dan penutup yang mengesankan (seperti pidato, presentasi kebijakan, atau moderator diskusi).
  • Mengatasi Demam Panggung: Memberikan tips praktis dan sesi praktik langsung untuk membangun mental yang kuat saat berbicara di depan audiens.

Pelatihan ini sangat relevan bagi mahasiswa Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan, yang kelak akan berperan sebagai negosiator, analis kebijakan, atau pejabat publik yang dituntut mampu menyampaikan informasi secara jelas dan meyakinkan.


Selain kemampuan berbicara di depan umum, FISIP juga menekankan pentingnya Komunikasi Interpersonal—keterampilan berinteraksi satu lawan satu atau dalam kelompok kecil. Fokus pelatihan ini diarahkan pada:

  • Active Listening (Mendengarkan Aktif): Mengembangkan kemampuan mendengarkan untuk memahami perspektif lawan bicara secara mendalam, yang merupakan fondasi penting dalam penyelesaian konflik dan negosiasi.
  • Empati dan Feedback Konstruktif: Melatih mahasiswa memberikan umpan balik yang membangun dan berinteraksi dengan empati, kunci dalam membangun kerja tim yang solid.
  • Manajemen Konflik Komunikatif: Membekali mahasiswa dengan strategi komunikasi untuk mengelola perbedaan pendapat dan mencapai kesepakatan tanpa merusak hubungan.

Dekan FISIP UNISDA menyampaikan bahwa melalui pelatihan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mahir dalam teori politik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang memiliki kemampuan advokasi dan kepemimpinan yang kuat melalui komunikasi yang efektif.