Unisda – Program Studi Ilmu Politik Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Lamongan terus menunjukkan kinerja positif dalam menyiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja. Berdasarkan penelusuran alumni (tracer study) pada periode lulusan tahun 2020–2022, mayoritas alumni Ilmu Politik UNISDA tercatat mendapatkan pekerjaan dalam waktu kurang dari enam bulan setelah lulus.
Capaian ini menjadi indikator bahwa kompetensi lulusan Ilmu Politik UNISDA relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya pada sektor pemerintahan, politik, riset kebijakan, dan media.
Ketua Program Studi Ilmu Politik UNISDA, Eva Nur laily Rohmah, S.IP., M.IP. menyampaikan bahwa lulusan terserap di berbagai instansi strategis yang selaras dengan profil lulusan, seperti aparatur pemerintah, konsultan politik, periset kebijakan publik, dan jurnalis politik.
“Alhamdulillah, dalam rentang tahun 2020 hingga 2022, alumni kami menunjukkan daya saing yang baik. Sebagian besar tidak menunggu lama untuk bekerja dan langsung terserap di instansi yang sesuai dengan keilmuan mereka,” ujarnya.
Data tracer study menunjukkan bahwa alumni Ilmu Politik UNISDA bekerja di berbagai lembaga pemerintahan dan institusi publik, antara lain Dinas Sosial Kabupaten Lamongan, DPRD Kabupaten Lamongan, KPU Kabupaten Lamongan, kantor kelurahan Babat, Pemerintah Kecamatan Kalitengah, hingga perangkat Desa Canditunggal. Peran yang dijalani beragam, mulai dari staf administrasi pemerintahan, pendamping program sosial, hingga analis kebijakan di tingkat lokal.
Selain itu, sejumlah alumni juga berkiprah di bidang riset dan pengembangan kebijakan publik, seperti di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) serta Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik. Di lembaga-lembaga tersebut, alumni terlibat dalam kegiatan penelitian, penyusunan kajian kebijakan, dan penguatan tata kelola demokrasi lokal.
Tidak hanya di sektor pemerintahan, alumni Ilmu Politik UNISDA juga menunjukkan eksistensi di dunia media. Beberapa lulusan tercatat bekerja sebagai jurnalis di Jaringan Media Desa Nusantara, dengan fokus pemberitaan isu-isu kebijakan publik, demokrasi desa, dan partisipasi masyarakat.
Menariknya, tracer study juga mencatat adanya alumni yang berhasil bekerja di lingkup internasional, yakni bergabung dengan sebuah Non-Governmental Organization (NGO). Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi lulusan Ilmu Politik UNISDA tidak hanya diakui di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga mampu bersaing di level global. Keberhasilan alumni dalam memperoleh pekerjaan dalam waktu singkat tidak terlepas dari kurikulum yang diterapkan oleh Program Studi Ilmu Politik UNISDA. Pembelajaran diarahkan pada penguatan analisis politik, kebijakan publik, demokrasi, pemerintahan, serta keterampilan praktis melalui diskusi kasus, riset lapangan, dan kegiatan organisasi kemahasiswaan.
“Kami terus berupaya menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, sekaligus membekali mahasiswa dengan soft skills dan pengalaman praktis,” tambah pihak program studi. Dengan capaian tersebut, Program Studi Ilmu Politik UNISDA Lamongan optimistis dapat terus melahirkan lulusan yang adaptif, profesional, dan berdaya saing, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan demokrasi dan tata kelola pemerintahan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.