Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama: Pilar Mahasiswa FISIP UNISDA

Di tengah arus globalisasi dan polarisasi sosial, penting bagi generasi muda untuk memiliki wawasan kebangsaan yang kuat dan pemahaman keislaman yang moderat. Dua hal ini adalah fondasi untuk menjaga keutuhan NKRI dan harmoni antarumat beragama.

Islam Wasathiyah: Islam yang Tengah dan Seimbang
Islam mengajarkan umatnya untuk tidak ekstrem dalam berpikir dan bertindak. QS. Al-Baqarah:143 menyebut umat Islam sebagai “ummatan wasathan” (umat pertengahan) — artinya, Islam mendorong keseimbangan dalam segala hal, termasuk dalam berpolitik dan bermasyarakat.

Wawasan Kebangsaan sebagai Kewajiban Warga Negara
Mahasiswa politik dan pemerintahan harus memiliki cinta tanah air, memahami sejarah bangsa, serta sadar akan pentingnya menjaga kerukunan dalam keberagaman. Islam memandang nasionalisme sebagai bagian dari menjaga amanah Allah di bumi.

Integrasi dalam Kurikulum dan Aktivitas Mahasiswa
FISIP UNISDA mendorong integrasi nilai-nilai moderasi dan kebangsaan dalam kurikulum, seminar, dan kegiatan mahasiswa agar terbentuk generasi yang cerdas, santun, dan mencintai tanah air.

Penutup
Mahasiswa FISIP UNISDA diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyuarakan semangat persatuan, toleransi, dan moderasi. Karena membela tanah air dan membangun perdamaian adalah bagian dari ibadah yang luhur.